Author Archive

Merawat Perhiasan

Perhiasan bagi kalangan wanita adalah hal penting untuk menunjang penampilan. Makanya, perhiasan bisa jadi pilihan untuk mendongkrak gaya berbusana Anda. Lalu bagaimana trik dan teknik tepat agar perhiasan Anda awet dan tidak mudah rusak. Berikut infonya.

Selain dapat menambah nilai pada penampilan, perhiasan juga dapat meningkatkan kepercayaan diri bahkan sebagai simbol status sosial seseorang. Agar perhiasan Anda berumur panjang, jangan hanya bisa memakainya, Anda pun harus bisa merawatnya. Ketahuilah juga, tiap jenis perhiasan ‘menuntut’ perlakukan yang berbeda.

Berlian
Cincin atau anting berlian wajib dirawat dengan penggosokkan secara berkala setidaknya 6 bulan sekali agar kemilaunya tetap terjaga. Lakukanlah di toko berlian yang menyediakan jasa ini.

Jika Anda ingin melakukannya sendiri, cara ini dapat dipraktikkan. Siapkan air hangat yang sudah ditetesi cairan pencuci piring. Celupkan perhiasan berlian Anda ke dalam cairan tersebut. Sikat secara lembut dengan sikat gigi bekas agar kotoran dapat terjangkau sampai ke dalamnya. Setelah disikat, keringkan dengan kain yang lembut dengan cara ditekan-tekan. Atau, rendam selama 30 menit dalam air yang 1/6-nya sudah mengandung ammonia, dan keringkan dengan kain yang lembut.

Mutiara
Berbeda dengan berlian, mutiara sangat rentan terhadap cairan yang mengandung zat kimia, seperti hairspray, nail polish atau ammonia. Cairan tersebut dengan mudah dapat merusak mutiara Anda.

Lap mutiara Anda seusai mengenakannya. Gunakan kain yang lembut. Untuk hasil yang maksimal, basahi kain dengan air sabun, peras dan seka mutiara secara searah. Lalu keringkan dengan kain basah (tidak dengan air sabun). Cangkang dari perhiasan mutiara Anda mudah sekali untuk kendor atau lepas. Agar mutiara tidak sewaktu-waktu lepas, secara berkala kencangkan kembali di ahli perhiasan.
Karena mutiara sangat rentan terhadap parfum dan cat kuku, selalu pasang perhiasan mutiara Anda setelah Anda selesai berdandan.

Sepatu-Sepatu Gaya Yang Unik

Sepatu selain sebagai alas kaki juga dapat menjadi penyempurna penampilan. Karena itu seperti aksesoris lainnya, sepatu sangat perlu mendapat perawatan. Karena perawatan yang tidak tepat akan membuat koleksi sepatu Anda cepat rusak. Tentu bila dipakai selain tidak nyaman, akan menganggu penampilan Anda.
Bagaimana cara merawat sepatu yang baik? Untuk mencegah agar sepatu tidak berbau, jangan memakai sepatu dengan kondisi kaki yang sedang basah. Sebab hal tersebut dapat menyebabkan bakteri berkembang dan akhirnya sepatu Anda menjadi berbau tak sedap.
Jika Anda memiliki sepatu dari bahan kulit, simpanlah sepatu di tempat yang kering. Hindari untuk menjemur sepatu di bawah terik matahari, cukup diangin-anginkan saja agar sepatu tidak lembab dan berjamur. Jangan dilap dengan menggunakan air dan gunakan bahan lembut untuk mengelapnya. Khusus untuk sepatu berwarna putih, lap dengan memakai odol putih hingga merata agar kulit sepatu tidak pecah pecah dan lebih awet.

Untuk sepatu dari bahan suede, hindari terkena air secara langsung. Sikatlah sepatu dengan sikat sepatu yang halus agar debu yang menempel dapat dihilangkan. Kemudian jemurlah sepatu di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Jika kaki Anda selalu berkeringat, sebaiknya keringkan dahulu, kemudian taburi dengan bedak agar kaki anda tetap kering dan segar kondisinya.
Jangan lupa untuk memakai obat khusus penyemprot sepatu atau foot spray pada bagian dalam sepatu anda dan segera angin-anginkan agar kering.

Setelah dipakai dan disimpan bergantian dalam waktu yang panjang, umumnya bentuk sepatu akan mengalami perubahan. Gunakan alat penyangga bentuk sepatu (shoe tree) untuk mempertahankan bentuk sepatu. Jika biasanya anda menyumpalnya dengan koran atau kertas sebagai pengganti shoe tree, sebaiknya hentikan kebiasaan ini mulai sekarang. Jangan memakai sepatu yang sama setiap hari walaupun anda sangat menyukainya. Keringat dan kotoran dari kaki yang bersinggungan dengan sepatu akan mempercepat kerusakan sepatu. Selingi pemakaian dengan sepatu lainnya sebelum anda memakainya kembali.

Keringkan dengan kipas angin, jika sepatu Anda basah, lepaskan talinya (untuk sepatu bertali), keluarkan lidahnya, dan letakkan di depan kipas angin. Jika sol dalam memang bisa dicopot, keluarkan juga. Jika sudah hampir kering, ambil shoe tree, pasangkan pada sepatu anda lalu biarkan kering dengan sendirinya. Jika rekatan pada sepatu sudah hampir lepas, cobalah untuk mengelemnya sendiri dengan lem sepatu atau semacam lem super glue. Bersihkan dulu bekas lem lama dengan mengamplasnya, lalu aplikasikan lem sepatu ke bagian yang lepas dan rekatkan kembali. Tekan kuat-kuat bagian yang masih basah sampai kering.

Kalau bagian sepatu ada yang lepas, rekat kembali dengan lem super. Hal yang lebih baik dilakukan oleh pembuat sepatunya, karena kadang pembuat sepatu tidak memakai lem perekat yang sama begitu juga mutunya. Sepatu adalah salah satu item dalam fashion yang tidak akan luput dari perhatian orang. Andapun wajib merawatnya, karena banyaknya model sepatu membuat andapun harus ekstra perhatian dengan aksesori fashion satu ini. Tentu Semuanya untuk menunjang penampilan anda.

Mencegah Keriput dengan Lavender

Polusi, perubahan cuaca, dan sinar matahari membuat kulit menjadi kering, keriput, dan rusak. Tetapi Anda tidak perlu khawatir. Sekarang sudah ada krim lavender yang akan menutrisi kulit.

Jika terlalu lama berada di bawah paparan sinar matahari, akan muncul garis-garis halus dan kerut pada wajah. Hal ini juga dipengaruhi oleh pola hidup kita. Jika kita jarang olahraga dan merokok, kerutan akan mudah timbul.

Karenanya, dibutuhkan perawatan kulit (facial) yang tepat agar kulit kembali halus dan kencang. Facial, dapat dilakukan seminggu sekali karena setiap hari wanita terkena sinar matahari, terpapar AC, terkena polusi, dan sering memakai kosmetik. Karena itu, dibutuhkan facial seminggu sekali agar kulit wajah dapat meregenerasi sel-sel kulit mati dan menghilangkan kotoran-kotoran yang menempel pada wajah.

Ternyata, facial dengan krim (cream) bunga lavender dapat membuat wajah kembali segar, bersinar, dan bebas dari kerutan. Krim lavender sangat bagus untuk menutrisi kulit dan mengurangi kerutan pada wajah. Lavender memiliki beragam khasiat yang bagus untuk kulit. Selain sebagai anti-iritasi dan mengatasi infeksi pada daerah kewanitaan, lavender juga berfungsi meningkatkan regenerasi sel-sel kulit serta dapat membunuh bakteri penyebab jerawat.

Sejak dulu lavender memang terkenal memiliki banyak khasiat, namun jarang yang menggunakannya sebagai krim untuk facial. Kebanyakan lavender digunakan untuk badan dan aromatherapy spa. Padahal, lavender juga dapat digunakan untuk mengatasi kerutan serta menghaluskan kulit wajah. Berikut ini tahap perawatan wajah dengan lavender:

Pembersihan — Bersihkan wajah dan sisa-sisa make up, kotoran dan minyak dengan spons wajah dan air hangat.

Eksfoliasi — Lalu berikan peeling atau biasa disebut eksfoliasi pada wajah. Peeling berguna untuk mengangkat sel-sel kulit mati agar proses regenerasi kulit optimal dan kulit menjadi lebih halus. Peeling juga dapat membantu menghilangkan bekas jerawat yang berupa noda hitam maupun bekas jerawat yang berlubang.

Sabun wajah — Setelah itu, wajah dibersihkan dengan spon. Wajah dicuci kembali dengan cleanser atau sabun wajah untuk menghilangkan sisa minyak atau sisa krim yang sebelumnya telah digunakan. Kemudian, sisa-sisa sabun diangkat dengan spon basah.

Pemijatan — Setelah itu, massage atau lakukan pijat pada wajah dengan krim atau lotion khusus facial massage. Pemijatan ini berfungsi melancarkan peredaran darah di wajah, mengurangi kerutan dan menjaga elastisitas kulit. Kemudian bersihkan wajah kembali dengan air hangat.

Sedot komedo — Setelah pemijatan, lakukan sedot komedo dengan alat atau vacum.

Masker wajah — Selanjutnya, pemakaian masker wajah yang mengandung essential oil. Pengolesan masker dimulai dari bawah dagu menuju ke atas untuk dapat mengencangkan wajah.

Beri serum — Lalu wajah diberi serum yang mengandung essential oil lavender. Agar serum terserap secara optimal, gunakan alat seperti roller yang dialiri serum berdaya sangat rendah.

Ciptakan Ruangan Romantis dengan Permainan Cahaya

Jika anda tipe orang yang romantis, rumah pun akan mengikuti karakter itu. Keromantisan rumah dapat terlihat dan beragam elemen, mulai warna interior sampai bagaimana Anda menata ruangan.

Menciptakan citra romantis bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya dengan permainan cahaya lampu. “Ada beberapa orang yang merasa pencahayaan yang memiliki warna tertentu bisa nienghasilkan emosi tertentu,” ujar desainer interior Fifiana.Untuk menciptakan suasana ruangan yang romantis, cahaya yang dibuat harus temaram yang tidak terlalu menyilaukan.

ak012_bulatkecilak025_fullmoondinding_l“Cahaya yang temaram itulah yang justru mengeset mood jadi lebth romantis, Jika cahaya terlalu menyilaukan, jatuhnya malah jadi seperti ruangan lain pada umumnya,” sebut Fifiana. Cara terbaik dan termurah untuk menciptakan pencahayaan jenis temaram ini adalah dengan menginstal tombol pengubah lampu yang bisa mengatur terang-gelap atau temaramnya lampu (dimmer switch). “Alat itu mudah dipasang sendini. Tapi, kalau Anda masih belum yakin, bisa minta tolong seorang tukang listrik,” usul Fifiana. Dimmer switch bisa mengatur lampu agar memberi nuansa seperti yang diinginkan, entah itu nuansa romantis atau nuansa kesenangan. Sedikit saja memutar tombol, bisa dihasilkan suasana berbeda dan suasana yang sebelumnya.

Chandelier juga sangat tepat untuk menciptakan set ruangan yang romantis. Selain bentuknya yang cantik dan elegan, cahaya yang dihasilkan juga temaram. Hanva. tidak sembarang chandelier bisa diaplikasikan ke dalam ruangan. Sesuaikan bentuk dan ukurannya dengan ukuran ruangan anda sendiri Jika ruangan sempit dan tak memiliki plafon tinggi, sebaiknya pilih chandelier yang ukurannya juga tak tenlalu besar dan panjang. Kalau konsep rumah atau ruangannya minimalis, bisa dipilih jenis chandelier perpaduan dari bahan kristal dan metal.

Namün, cara termudah untuk membuat aksen cahaya adalah dengan menggunakan lilin. Lilin bisa membangkitkan atmosfer romantis, apalagi yang dilengkapi dengan wewangian aroma terapi. Lilin juga sangat tidak mahal, hadir dengan berbagai bentuk dan ukuran serta warna. Sangat ekonomis untuk Anda,” ujar Fifiana. Cahaya lilin yang menari-nari terkena angin akan membawa suasana tersendiri ke dalam ruangan. Apalagi jika lilin itu memiliki wangi aroma terapi seperti halnya di spa.

Tips Anti Stress Bagi Ibu Rumah Tangga

Tinginya tingkat stres kebanyakan orang mungkin salah satunya disebabkan oleh pekerjaan rumah tangga yang. menumpuk. Maka, jangan pernah anggap enteng profesi ibu rumah tangga yang memang tidak mudah untuk ditunaikan.

Menjadi seorang ibu berarti siap mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk seluruh anggota keluarga. Apa pun kondisi tubuh seorang ibu, bagaimana pun keadaan emosionalnya, tak lantas pekerjaan rumah tidak terselesaikan.
Jika Anda seorang ibu rumah tangga, tidak perlu stres dengan semua pekerjaan yang menumpuk di hadapanAnda saat mi. Seperti dilansir SheKnows, ada sejumlah resep untuk Anda bisa mengantisipasi stres dalam menghadapi tumpukan beban pekerjaan rumah, sbb:

Sistem kerja alarm — Tidak perlu menggerutu dengan waktu terasa selalu kurang saat Anda harus menyelesaikan pekerjaan rumah. Anda dapat melakukannya dalam sistem kerja yang cepat. Hasilnya, pekerjaan Anda pun bisa selesai dengan cepat. Kegiatan yang terorganisir baik tentu akan mempermudah penyelesaikan kerja tepat pada waktunya. Agar pekerjaan terorganisir baik, Anda dapat menyiapkan sebuah alarm sebagal pengingat akan pekerjaan yang belum disentuh sama sekali.

Sediakan ruang kotor — Jika Anda berada di dalam keluarga besar, sediakanlah sebuah ruangan khusus yang diperuntukkan sebagai ruangan untuk acara kumpul keluarga. Jadi, saat anak-anak berkreasi, Anda tidak perlu repot membersihkan cairan ataupun sisa permaiman mereka. Jika Anda punya ruang kotor —ruangan khusus untuk bermain anak-anak— maka bagian rumah Anda yang lainnya akan tetap terlihat rapi dan tidak berantakan.

Terapkan aturan tegas —Anda dapat membuat aturan tegas kepada anak-anak untuk bersama-sama dengan anggota keluarga lainnya bertanggungjawab menjaga kebersihan rumah, misalnya merapikan piring seusai sarapan. Tugas Anda sebagai ibu adalah juga memberinya pelajaran tentang kebersihan. Peraturan tegas yang terdapat di kantor, dapat juga Anda terapkan dalam ]ingkungan keluarga.

Category: Tips  One Comment

Pedagang Pasar Seni Sukawati Membandel

Membandelnya para pedang Pasar Seni Sukawati dalam menjajakan barang dagangannya membuat pihak Pasar Seni Sukawati melakukan penertiban dengan melihatkan Satpol PP Gianyar. Ratusan barang kerajinan berupa lukisan, kerajinan layang-lavang, sarung, keranjang dan celana serta tas milik pedagang diamankan petugas Selasa (16/6/2009) kemarin.

Seizin Kakan Satpol PP, Rasi Operasional A.A. Partama menyebutkan penyitaan barang dagangan yang dilakukan pihaknya untuk memberikan pembinaan bagi para pedagang Pasar Seni Sukawati. Penertiban pedagang pasar seni ini dilakukan berserta dengan petugas pengamanan pasar, atas permohonan dan pengelola Pasar Seni Sukawati.

Kerajinan Tas Bali

Kerajinan Tas Bali

Sepuluh pedagang disemprit petugas karena tetap membandel dengan menjajakan barang dagangannya di lorong-lorong yang semestinya menjadi jalan bagi para pengunjung Pasar Seni Sukawati. Hal ini tentunya memberikan kesan kumuh dan semrawut terhadap Pasar Seni Sukawati. Penertiban yang dilakukan kali ini menjelang musim liburan, di mana Pasar Seni sukawati menjadi objek kunjungan wisatawan.

Partama menjelaskan dari ratusan barang yang disita tersebut, di antaranya 35 lukisan. 44 kerajinan layangiayang, 10 kerajinant as, 6 kerajinan keranjang, 36 helai celana panjang dan 18 lembar kain sarung pantai. “Semua barang bukti ini masih kami amankan di kantor,” jelasnya.

Sementara selama hari liburan, untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban pedagang Pasar Seni Sukawati juga ditempatkan dua personel satpol PP yang bekerja sama dengan pengamanan pasar melakukan penertiban barang-barang pedagang menghindari kesan kumuh.

Patung Ngurah Rai di Kawasan Bandara Diresmikan

Setelah dikerjakan selama lima bulan, patung pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai di jalan masuk ke Bandara Ngurah Rai, Tuban, Kuta Bali, Rabu (3/6) kemarin akhirnya diresmikan. Peresmian dilakukan oleh Menteri Perhubungan Jusman Syafli Djamal. Peristiwa ini terbilang istimewa karena dihadiri pula oleh Nyonya I Gusti Ngurah Rai dan kerabat. Nyonya Ngurah Rai datang ke lokasi dengan menggunakan kursi roda.

Peresmiannya ditandai dengan penekanan sirene dan pengguntingan pita di bundaran jalan baru I Gusti Ngurah Rai, Tuban. Hadir pula dalam kesempatan itu Pangdam IX/ Udayana Mayjen Hotmangaraja Panjaitan, Dirut PAP I (Persero) Bambang Darwoto, Wabup Badung Ketut Sudikerta, Wakil Ketua DPRD Bali Adi Putra, GM PAP I Bandara Ngurah Rai Heru Legowo dan undangan lainnya.
Menhub Syafii Djamal mengatakan, pembangunan patung I Gusti Ngurah Rai sebagai bentuk penghormatan kepada sang pahlawan atas jasanya kepada bangsa dan negara. Sebelumnya bandara kebanggaan Bali juga memakai nama mantan Pimpinan Resimen Tentara RI Sunda Kecil itu. “Jasa-jasa beliau kita kenang dan spirit hidupnya menjadi teladan bagi kita untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujar Menhub.

Menurut Dirut PAP I (Persero) Bambang Darwoto, sosok I Gusti Ngurah Rai terkenal sebagai pahlawan yang gagah berani. “Kegagahan dan keberanian beliau bukanlah kiasan tetapi dalam arti yang sebenarnya. Artinya beliau sungguh-sungguh memiliki sikap yang terpuji. Khususnya kegigihan dalam menegakkan kehormatan bangsa. Izinkan kami untuk mengungkapkan rasa bangga kepada beliau,” ujar Bambang.

Pengerjaan patung Ngurah Rai dimulai 5 Desember 2008 dan selesai 14 April 2009. Tinggi patung 8 meter dengan landasan 11,45 meter sehingga total tinggi monumennya 19,45 meter. Monumen yang menjadi landmark baru bagi Bandara Ngurah Rai ini dihiasi 17 buah air mancur. “Semua unsur ini memiliki filosofi Hari Kemerdekaan Indonesia, yaitu 17 Agustus 1945 (17-8-1945),” ujar GM PAP I Bandara Ngurah Rai, Heru Legowo.

Serangkaian peresmian patung NgurahRai, kemarin Menhub Syafli Jamal juga meresmikan Ground Breaking Pembangunan Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai. Menurut rencana, pembangunan terminal akan berlangsung akhir 2009 dan selesai selama 2,5 tahun. Pembangunan terminal internasional dan fasilitas pendukungnya diperkirakan menelan biaya selcitar Rp 1,4 triliun.

Ciung Wanara
I Gusti Ngurah Rai lahir tahun 1917 dan gugur sebagai kusuma bangsa 20 November 1946 di Desa Marga, Tabanan. Sebelum gugur, jabatannya Pucuk Pimpinan Resimen Tentara Republik Indonesia (TRI) Sunda Kecil (Bali dan Nusa Tenggara) dengan pangkat letnan kolonel. Beliau juga dikenal sebagai Pimpinan Markas Besar Umum Dewan Perjuangan Rakyat Indonesia (MBU DPRI) Sunda Kecil.

Sebagai komandan, Ngurah Rai sangat tegas dan tak gentar menghadapi pasukan NICA yang persenjataannya jauh lebih canggih. Anak buah sangat hormat dan respek padanya. Bersama seluruh pasukan Ciung Wanara yang berjumlah 96 orang, di hari yang kelabu 20 Novemmber 1946 di Desa Marga Tabanan, I Gusti Ngurah Rai yang lahir tahun 1917 gugur sebagai kusuma bangsa.

Category: sejarah bali  2 Comments

Jatiluwih Akan Menjadi Warisan Budaya Dunia (WBD)

Ternyata bukan perkara mudah bagi tiga objek budaya di Bali kawasan Subak Jatiluwih, Pura Taman Ayun dan daerah aliran sungai (DAS) Pakerisan mendapatkan predikat Warisan Budaya Dunia (WBD). Untuk sementara waktu, upaya itu masih menemui ganjalan lantaran proposal pengajuan ketiga objek budaya itu sebagai WBD ke UNESCO dinilai belum sempurna.

“Masih ada sejumlah persyaratan yang harus dilengkapi,” ujar Dirjen Sejarah dan Purbakala Depbudpar Hari Untoro Drajat kepada wartawan seusai membuka Konferensi South and Southest Asia Association for Study of Culture and Religion (SSEASR) Ketiga di Kampus ISI Denpasar, Rabu (3/6/2009) kemarin.

Jatiluwih Tabanan BaliKhusus untuk kawasan Subak Jatiluwih, kata dia, pihak UNESCO meminta agar bentang alam di lokasi itu diperluas. Harus dipastikan kawasan di atas lokasi itu juga termasuk dalam proposal. Sebab, daerah itu merupakan daerah hulu yang jadi sumber mata air di Subak Jatiluwih. “Jika hal itu tidak tercakup dalam proposal, dikhawatirkan kelestarian sumber air akan terganggu dan tidak mampu memenuhi kebutuhan subak sebagai sebuah kawasan pertanian ideal yang sudah eksis sejak abad ke-9,” katanya.

Pejabat pusat itu menegaskan, status world heritage (warisan budaya dunia) memang memiliki sejumlah konsekuensi. Di samping keharusan menjaga lingkuagan di sekitar lokasi warisan, metode pertanian yang dikembangkan di wilayah itu diwajibkan steril dan penggunaaa bahan-bahan kimia. Karena itu, perlu dukungan semua kalangan di Bali termasuk dari kalangan pemerintah guna menyukseskan program mi. Peluang Jatiluwih, Taman Ayun dan DAS Pakerisan ditetapkan sebagai WBD sangat besar.

“Bali lebih cepat kita usulkan karena masyarakat dan pemerintahnya lebih siap,” kataaya dan menambahkan, penyempurnaan proposal paling lambat sudah harus disetorkan ke UNESCO pada September 2009 mendatang.

MoU Restorasi Obyek Wisata Kertagosa Digugat

Memorandum of Understanding (MoU)/kesepakatan kesepahaman restorasi Kertagosa antara Pemkab Klungkung dengan Yayasan Kebudayaan Italia yang ditandatangani Sabtu (30/5/2009) lalu, digugat. Penandatanganan MoU dinilai dipaksakan karena kepentingan tertentu, tanpa kajian matang melibatkan stakeholder. Seperti Yayasan Semarapura Heritage Trust (SHT), Listibya, seniman, puri dan lainnya. Malah, MoU dimungkinkan mentah.

Seluruh stakeholder (puri, Yayasan SHT, dan seniman) yang menyatakan gugatan itu. Mereka berkumpul di Museum Gunarsa dalam rangka mencani langkah terbaik untuk mengawal MoU tersebut, Rabu (3/6/2009) kemarin.
Restorasi yang seharusnya melestarikan jangan sampai merusak keberadaan Kertagosa sebagai cagar budaya garagara MoU tak sempurna. ‘Kami kaget, tahu-tahu ada penandatanganan MoU restorasi Kertagosa,” ujar Ketua Yayasan SHT, I.B. Pangjaya, didampingi wakilnya Nyoman Gunarsa dan Tjok Putra serta sejumlah seniman dalam pertemuan yang juga dihadiri Kadisbudpar, Nengah Wijana.

Mereka menyayangkan, menilai Pemkab Klungkung gegabah. Berani mengambil kesepakatan tanpa pengkajian/ penelitian matang yang berpeluang merugikan Klungkung.
Secara skala, tambah Tjok. Putra, Kertagosa milik pemerintah. Berarti, perbaikannya mesti melibatkan seluruh komponen masyarakat. Secara niskala, Kertagosa masih milik puri, sehingga puri juga harus dilibatkan. Sedangkan SHT, sejak awal membentuk wadah konsisten menyokong pelestarian Kertagosa dan cagar budaya lain. Intinya mereka setuju ada restorasi tetapi teknisnya harus pas. Tidak asal-asalan. “Kalau ada hal yang menyimpang, kami pasti bertindak,” tegasnya.

Kursi Pengadilan
Pengecatan, penetapan bentuk dan teknis lain, harus dijaga kekunoannya. Kalau ada yang perlu dibuka/diperbaiki, teknis membuka dan menyimpan harus jelas. “Jangan sampai, yang asli dibawa ke Italia, Klungkung hanya kebagian yang baru (palsu),” tambah Gunarsa seraya menegaskan jangan sampai restorasi Kertagosa nantinya disalahkan oleh generasi sekarang maupun mendatang. Ia mencontohkan, empat kursi meja tempat Raja Semarapura mengadili bromocorah. Semuanya dicat dan diprada. Itu salah besar. Menghilangkan otentiksitasnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kadisbudpar, Nengah Wijana, mengakui tidak melibatkan seluruh stake holder pra-penandatanganan MoU. Kata dia, bukan karena kepentingan tertentu, namun lebih karena alasan waktu yang mendesak antara kedatangan surat penawaran kerja sama dengan proses pembahasan. “Tetapi, sesuai konsep yang dirancang Sekda, dalam MoU sangat jelas disebutkan, sebelum kegiatan restorasi disetujui seluruh pihak terkait, pekerjaan restorasi tidak boleh dilakukan,” katanya.

Pasar Seni Sukawati Kumuh Karena Reklame

Sukawati sebagai kawasan kunjungan wisatawan dengan sasaran barang kerajinan seni Bali. Dampaknya, banyak pula terpasang reklame untuk menarik minat pembeli di seputar Pasar Seni Sukawati dan Pasar Seni Guwang. Banyaknya reklame itu membuat kawasan tersebut menjadi kumuh.

Salah satunya ada di kawasan Banjar Tebuana, Sukawati, Gianyar. Sebuah reklame yang terpasang di pinggir jalan sangat tak bersahabat dengan ikon Gianyar sebagai daerah seni.
Rabu (3/6) kemarin, menurut warga setempat, kondisi reklame yang dipasang ukuran besar sekitar 4 x 5 meter tersebut terbuka setengah dan sudah terjadi sejak minggu lalu. Reklame yang dipasang di tempat yang sangat strategis dan terlihat sekali di pinggir jalan ini membuat kesan kumuh dan semrawut.

Salah satu warga Sukawati menyampaikan, sangat menyayangkan pemasangan reklame tersebut tanpa pengawasan dan pihak terkait. Terlebih lagi pemasangan yang dilakukan oleh pihak investor ini tanpa disertai pemeliharaan. Kondisi reklame yang sudah lusuh, serta rusak ini sama sekali tidak mendapatkan perhatian. Hal ini tentunya sangat ironis. Di tengah Gianyar sebagai barometer kota seni dan budaya yang menjadi tujuan wisatawan terdapat sejumlah reklame dengan kondisi yang lusuh dan rusak terpampang di hadapan mata. Keluh warga sekitar yang selama mi memperhatikan masalah sosial.

Hasil pengamatannya, di beberapa tempat obyek wisatatas Bali, kerajinan khas Bali selain Sukawati juga terdapat sejumlah kasus yang serupa. Bukan saja reklame jenis spanduk, plastik serta baliho. Beberapa reklame permanen yang berukuran raksasa, dalam hal ini juga agar disikapi segera oleh Pemkab Gianyar. Mengingat, konteks reklame yang dipasang lebih banyak tidak memasukkan unsur seni dan budaya Gianyar. Meski sebagai tempat promosi, semestinya materi dalam reklame tersebut juga disisipkan pesan seni dan budaya yang menjadi jati diri Gianyar.